Universitas Islam Malang Conference, Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020

Font Size: 
STRATEGI INDIVIDUAL PEER TUTORING INKLUSI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MASA PANDEMI COVID-19
Luluk Sri Agus Prasetyoningsih

Last modified: 2021-01-04

Abstract


Pada masa pandemi covid-19 pembelajaran sistem online berpengaruh terhadap motivasi, keaktifan, dan hasil belajar anak berkebutuan khusus (ABK).  Terdapat permasalahan yang dihadapi oleh sekolah mitra, yaitu keterbatasan pengalaman guru dalam penatalaksanaan peserta didik inklusi hambatan penglihatan permanen (low vision), interaksi sosial, dan lamban belajar. Anak tidak fokus dalam belajar dan kurangnya perhatian orang tua terhadap masalah pembelajaran online yang dihadapi oleh anak-anak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan strategi individual peer tutoring, mengingat karakteristik peserta didik hiterogen, baik dari segi disabilitas maupun sosial-akademik. Permasalahan motivasi belajar peserta didik yang rendah berpengaruh terhadap keaktifan dan hasil belajarnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan motivasi belajar, keaktifan dalam pembelajaran, dan hasil belajar peserta didik.  Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui tahapan (1) sosialisasi strategi individual peer tutoring terhadap stakeholder, (2) penerapan individual peer tutoring dan konseling inklusi, serta (3) monitoring-evaluasi peningkatan motivasi, keaktifan, dan hasil belajar. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa (1) pendampingan tutor sebaya dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan dalam mengikuti pembelajaran dan (2) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Simpulan hasil pengabdian  adalah strategi tutor sebaya individual dapat meningkatkan motivasi, keaktifan belajar, dan hasil belajar ABK.

 


Keywords


individual peer tutoring; pendidikan inklusi; motivasi belajar; hasil belajar

References


Buli Holberg, Jorun Jeyaprathaban, Sujathamalini. 2016. Effective Practice in Inclusive and Special Needs Education. International Journal

Gul, Seray Olcay dan Vuran, Sezgin. 2015. Children with Special Needs' Opinions and Problems about Inclusive Practices. Education and Science. Vol 40 (2015) No 180 169-195, DOI: 10.15390/EB.2015.4205

Herawati dan Suherman. 2018. Kesulitan Belajar Berlatar Interaksi Sosial Peserta Didik Di Sekolah. Journal of Innovative Counceling: Theory, Practice & Research (2018), 2 (1) pp20-26. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) ISSN (print):  2548-3226, ISSN omline 2580-7153.

Kemendikbud. 2017. Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan  untuk Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kemendikbud Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan SMP.

Kemendikbud. 2019. Kemendikbud Ajak Daerah Tingkatkan Pendidikan Inklusif. www.kemdikbud.go.id

Prasetyoningsih, Luluk Sri Agus, dkk. 2018. Tindak Komunikasi dalam Intervensi Klinis Anak Berkebutuhan Khusus: Konseling ABK MTs Maarif NU Kota Malang. Laporan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Malang: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang.

Prasetyoningsih, Luluk Sri Agus, dkk. 2020. Exploring Ilocutionary Act Employed by Autistic Children: The Case of Indonesian Children. Jurnal: XLINGUAE (Eurropean Scientific Language Journal) Language and Linguistiqs.

Volume 13 Issue 2, April 2020. ISSN 1337-8384, ISSN 2453-711X. http://www.xlinguae.eu/2020_13_02_21.html

Slavica, P. 2010. Inclusive Education: proclamation so reality (primary school  teachers'  view). Australian Journal of Teacher Education, 7, 62-69

Tetiwar dan Appulembang. 2018. Metode Peer Tutoring Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Perkalian Bersusun Pada Siswa Kelas 3 SD. Scolaria. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.p-issn: 2088-3439: e-ISSN: 2549-9653.


Full Text: PDF