Universitas Islam Malang Conference, Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023

Font Size: 
UJI CEPAT STATUS HARA TANAH SEBAGAI REKOMENDASI PEMUPUKAN: PENINGKATAN KAPASITAS USAHA TANI KAPULAGA, BANJARANYAR KABUPATEN CIAMIS
Anita Dwy Fitria, Dwi Apriyani, Rizki Risanto Bahar

Last modified: 2023-12-22

Abstract


Evaluasi status hara merupakan bagian dari proses budidaya tanaman. Lahan sebagai salah satu faktor produksi menjadi salah satu penentu produktivitas tanaman kapulaga. Kesuburan tanah menjadi salah satu penyebab rendahnya kuantitas dan kualitas kapulaga di Desa Kalijaya. Oleh karena itu, penyuluhan dan praktik evaluasi status hara dengan PUTK perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan petani. Metode penyuluhan dan praktik evaluasi status hara dilakukan dengan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan masyarakat pada keseluruhan kegiatan. Kegiatan dilakukan dengan pengambilan sampel tanah pada 10 lahan petani kapulaga dengan posisi lereng yang berbeda. Analisis PUTK dilakukan bersama-sama dengan petani. Evaluasi tingkat pengetahuan petani dilakukan dengan memberikan pre test dan post test diakhir kegiatan. Hasil evaluasi status hara menunjukkan hara K dan C organik masuk kedalam kelas rendah, P termasuk kelas rendah pada bagian punggung lereng dan sedang pada bagian pelembahan. Sedangkan pH berstatus agak masam. Adanya penyuluhan dan praktik evaluasi status hara ini meningkatkan pengetahuan petani sebesar 70,23%.

Keywords


evaluasi status hara; kapulaga; pra; putk

References


Apriyani, D., Bahar, R. R., & Fitria, A. D. (2023). Pelatihan Budidaya Komoditas Kapulaga Sesuai Good Agricultural Practices Untuk Meningkatkan Peluang Ekspor Di Desa Kalijaya, Kabupaten Ciamis Cardamom Commodity Cultivation Training according to Good Agricultural Practices to Increase Export Opportunitie. 2, 59–66.

Arifin, Z. (2021). Teknik Cepat Uji Tanah Untuk Menentukan Rekomendasi Pemupukan Spesifik Lokasi Di Desa Sentul Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(3), 1012–1023. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jmm.v5i3.5002

Balai Penelitian Tanah. (2009). petunjuk teknis analisis kimia tanah tanaman air dan pupuk. Balai Penelitian Tanah.

BPS. (2022). Luas Panen Tanaman Biofarmaka Menurut Jenis (m2), 2020-2022. BPS Jawa Barat. https://jabar.bps.go.id/indicator/157/646/1/luas-panen-tanaman-biofarmaka-menurut-jenis.html

Dian Diniyati, B. A. (2016). PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGEMBANGAN KAPULAGA DI HUTAN RAKYAT: Kasus di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat. JURNAL Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 13(1), 25–36.

Hanafiah & K. Ali. (2012). Dasar-dasar Ilmu Tanah. Raja Grafindo Persada.

Handayani, D. A. (2022). Pengaruh Tegakan Sengon (Paraserianthes falcataria L.) terhadap Kandungan C, N Tanah dan Produktivitas Buah Perkebunan Salak. Jurnal Ilmu Kehutanan, 16(1), 30–39. https://doi.org/10.22146/jik.v16i1.1532

Imran, A. N., Muhanniah, M., & Widiati Giono, B. R. (2019). Metode Penyuluhan Pertanian Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Petani (Studi Kasus Di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros). Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 18(2), 289–304. https://doi.org/10.31186/jagrisep.18.2.289-304

Jabar Open Data. (2022). Produksi Kapulaga Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Jabar Open Data. https://opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/produksi-kapulaga-berdasarkan-kabupatenkota-di-jawa-barat

Kementrian Pertanian Direktorat Jendral Hortikultura Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat. (2019). Standar Operasional Prosedur (sop) Kapulaga (Amomum cardamomum). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1–69.

Kiflu, A. (2007). Effects of different land use systems andtopography on selected soil properties at Delbo Watershed, Wolayita Zone, Southern Ethiopia. Hawassa University.

Lidar, S., Purnama, I., & Sari, V. I. (2021). Aplikasi Kascing Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum). Jurnal Agrotela, 1(1), 25–32.

M.S. Ullah, M.S. Islam, M. A. I. and T. H. (2008). Effects of organic manures and chemical fertilizers on the yield of brinjal and soil properties. AgEcon Search, 6(2), 271–276. https://doi.org/10.22004/ag.econ.208301

Nahraeni, W., Masitoh, S., Rahayu, A., & Awaliah, L. (2020). PENERAPAN GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) JERUK PAMELO (Citrus maxima (Burm.) Merr.). JURNAL AGRIBISAINS, 6(1), 50–59. https://doi.org/https://doi.org/10.30997/jagi.v6i1.2804

Nuryati, R., Arifin Ruslan, J., Asri Siti Fatimah, dan, Pertanian UNSIL, F., Kunci, K., & Petani, P. (2022). Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Pengelolaan Usahatani Kapulaga Pada Lahan Agroforestri. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2022, 2022. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/snppm

Pan, G., Zhou, P., Li, Z., Smith, P., Li, L., Qiu, D., Zhang, X., Xu, X., Shen, S. and Chen, X. (2009). Combined inorganic/organic fertilization enhances N efficiency and increases rice productivity through organic carbon accumulation in a rice paddy from the Tai Lake region, China. Agriculture, Ecosystems & Environment, 131(3–4), 274–280. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.agee.2009.01.020

Prabowo, R., & Subantoro, R. (2017). Analisis Tanah Sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Lahan Budidaya Pertanian Di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta, 2008, 59–64. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.3194/ce.v2i2.2087

Puspitasari, D. (2023). Kementan Lepas Ekspor Kapulaga Bernilai Ratusan Juta Rupiah ke Tiongkok. Direktorat Jendral Hortikultura Kementrian Pertanian. https://hortikultura.pertanian.go.id/kementan-lepas-ekspor-kapulaga-bernilai-ratusan-juta-rupiah-ke-tiongkok/

Saiz, G., F. M.Wandera, D.E. Pelster, W. Ngetich, J.R. Okalebo, M.C.Rufino, &, & Bahl, K. B. (2016). Long-termassessmentofsoiland water conservation measures (Fanya-juuterraces) on soil organic matter in South Eastern Kenya. Geoderma, 274, 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.geoderma.2016.03.022

Santoso H.B. (1994). Kapulaga (5th ed.). Kansius.

Saripudin, S. dan S. (2014). Pengaruh Cara Budidaya Terhadap Perkembangan Penyakit Hawar Beludru (Septobasidium) Pada Tanaman Lada Di Sungai Raya Kabupaten Bengkayang The Influence Of Cultivation Technique On Velvet Blight Development On Pepper In Sungai Raya Regency, Bengkayang D. J. Perkebunan & Lahan Tropika, 4(2), 9–17.

Soemarno, AA Hanuf, NF Ifadah, YM Nurin, D. Y. (2022). Pengelolaan Tanah dan Produksi Tanaman. UB PRESS. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=8yiuEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Tanah+yang+subur+adalah+tanah+yang+mampu+meyediakan+air,+unsur+hara,+dan+mikro+serta+makroorganisme.&ots=HI8dXIlIzm&sig=GDd0ZdDiTShDojrJvUYz8QjXeOw&redir_esc=y#v=snippet&q=tanah y

Sofia, S., Suryaningrum, F. L., & Subekti, S. (2022). Peran Penyuluh Pada Proses Adopsi Inovasi Petani Dalam Menunjang Pembangunan Pertanian. Agribios, 20(1), 151. https://doi.org/https://doi.org/10.36841/agribios.v20i1.1865

Sulaeman, Y., , M., & Erfandi, D. (2017). Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik dan Anorganik terhadap Sifat Kimia Tanah, dan Hasil Tanaman Jagung di Lahan Kering Masam. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(1), 1. https://doi.org/10.21082/jpptp.v20n1.2017.p1-12

Widiyastuti, D., F.H., Kuswanta, Pujisiswanto, H. (2015). Dasar dasar Budidaya Tanaman. In Paper Knowledge. Toward a Media History of Documents (Vol. 3, Issue April). Pusaka Media.

Wolde M, Veldkamp E, Haile M, Nyssen J, Muys B, &Gebrehiwot K. (2007). Effectiveness of exclosures to restore degraded soils as aresult of overgrazing in Tigray, Ethiopia. Journal of Arid Environments, 69(2), 270–284. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jaridenv.2006.10.009

Zaman, N., Fauzan, R., Laratmase, P., Elizabeth, R., Winarti, L., & Ashari, U. (2023). Ekonomi pertanian. PT Global Eksekutif Teknologi.

Full Text: PDF | 200-210